Dampak Pornografi Bagi Anak dan Upaya Penanganannya
Perkembangan
dan kemajuan teknologi yang pesat membuat masyarakat dengan mudahnya mengakses
berbagai informasi. Baik yang berdampak positif maupun negative. Di era
globalisasi ini, informasi apapun bisa diakses. Orang bisa memperoleh berbagai
informasi yang ingin dicari. Dampak positif nya yaitu menambah wawasan,
pengetahuan, menjalin relasi dengan dunia maya, sebagai bidang promosi dalam
berbisnis atau berwirausaha. Selain berdampak positif, Kemajuan teknologi yang
pesat bisa berdampak negative. Yang sedang maraknya terjadi saat ini yaitu Pornografi. Banyak sekali konten-konten
pornografi yang menyebar luas di internet, sosial media. Konten-konten tersebut
bisa dengan mudah diakses siapapun. Khususnya anak-anak yang sedang dalam fase
peralihan menuju Remaja.
Berikut
dampak negative pornografi bagi anak
1. Kecanduan
Konten
pornografi yang menyebar luas di internet, iklan, sosial media, video, film
membangkitkan rasa penasaran terhadap anak walau hanya tidak sengaja melihat. Rasa
penasaran itu yang mendorong anak mengakses konten porno.
Saat
melihat tayangan pornografi, manusia memproduksi hormone dopamine yang
menimbulkan rasa bahagia. Sehingga bukan tidak mungkin anak yang pernah
mengakses video porno pun menjadi kecanduan.
2. Kerusakan
Otak
Bagian
otak yang berdampak pada kerusakan yaitu pada salah satu bagian Pre Frontal
Cortex (PFC) yaitu bagian otak depan pada anak yang belum matang sempurna. Jika
bagian ini rusak, dapat menyebabkan konsentrasi menurun, sulit berpikir kreatif
dan kritis, sulit membedakan benar dan salah, sulit menahan diri, sulit menunda
kepuasan dan sulit merancang masa depan.
3. Meniru
Adegan
Selain
itu dampak yang ditimbulkan dari pornografi yaitu keinginan untuk meniru
adegan. Sel otak yang berpengaruh dalam hal ini yaitu Mirror Neuron. Adalah sel otak yang mampu membuat anak seperti
mengalami dan merasakan apa yang sedang ditontonnya. Sehingga membuat anak
meniru apa yang dilihatnya.
4. Melakukan
Tindakan Seksual
Untuk
mengatasi penasaran, anak bisa melakukan tindakan seksual jika tidak diawasi
akibat sudah kecanduan pornografi. tindakan seksual tersebut sulit dicegah saat
anak beranjak remaja jika tidak diberikan Sex
Education sejak dini.
Untuk menanggulangi
kecanduan pornografi pada anak, perlu adanya upaya guru BK/konselor agar peserta
didik terhindar dari pornografi. upaya yang dilakukan yaitu dengan memanfaatkan
Layanan Informasi. Layanan Informasi yakni layanan yang membantu peserta didik
menerima, memahami berbagai informasi diri, sosial, belajar, karier, jabatan
dan pendidikan lanjutan.
Layanan informasi yang tepat
digunakan dalam kaitannya hal ini adalah Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Yaitu Pendekatan
pembelajaran yang efektif dalam mengingat materi yang diberikan guru. Pendekatan
CTL guru BK/konselor dapat memberikan
berbagai macam materi layanan kepada siswa yang disesuaikan oleh kebutuhan
siswa. Salah satu materi dalam pendekatan CTL
ini yaitu Mengenali Buruknya Pornografi. Karena dengan pendekatan CTL siswa diarahkan untuk mengaitkan
materi yang diberikan dengan kehidupan nyata yang dialami. Layanan informasi
pendekatan CTL ini selain mengenali
buruknya pornografi juga bisa berupa materi tentang Sex Education.
Sumber :https://gaya.tempo.co/read/1219602/4-dampak-pornografi-pada-anak-kerusakan-otak-dan-kecanduan

Nice. Sangat bermanfaatπ
BalasHapusSemoga bermanfaat buat semua ya ka, dan terimakasih atas info nyaπ
BalasHapusIni secara teori. Bagaimana tanggapanmu jika melihat peserta didik yg terpergoki mennton vidio porno? Lalu Jika kecanduan apa tindakanmu untuk para peserta didik jika km sebagai konselor disekolah tersebut?
BalasHapuscalon konselor dan guru bk disekolah sejatinya adalah merangkul siswa. Bukan berlaku galak ataupun polisi sekolah seperti stigma yg saat ini berkembang di masyarakat. Sebesar apapun kesalahan siswa tetap diberikan efek jera yang tidak mengarah pada kekerasan fisik dan menjatuhkan mental. Lalu memberikan upaya dan layanan yg sesuai dgn perilaku peserta didik tersebut.
HapusJika ada siswa yg seperti itu sudah tentu handphone akan disita dan diberikan peringatan sesuai dengan tata tertib yang berlaku disekolah
Lantas bagaimana mengubah stigma dikalangan masyarakat? Apa yg anda lakukan?
HapusStigma tetaplah stigma. Sangat sulit menghapus stigma sosial yg sudah terlanjur melekat. Layanan informasi bisa digunakan untuk 'mengurangi' stigma tersebut. Dengan sedikit memperkenalkan bahwa ilmu BK tidak seperti yang kebayakan orang tahu
HapusSangat bagus
BalasHapusMenurut saya ini sudah bisa pengedukasinya sudah baik
BalasHapusMantul mba hesti.. dan sangat bermanfaat banget dan bagus πππ
BalasHapusBagus mba
BalasHapusMantap Ety lanjutkan karyamu semoga berkah amin π€²πͺπ
BalasHapusNiceee
BalasHapusπ
BalasHapusHaiyaiya
BalasHapusBagussss
BalasHapusSangat mengedukasi qaqa π
BalasHapusSangat bermanfaat sekali, semoga orang tua dan guru dapat bekerjasama guna mengurangi masalah pornografi yg terjadi pada anak
BalasHapusSangat bermanfaat sekali, semoga orang tua dan guru dapat bekerjasama guna mengurangi masalah pornografi yg terjadi pada anak
BalasHapusBener bener mengedukasi , i wuf you
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat hesti
BalasHapusBlog nya bagus banget kak
BalasHapusSangat bermanfaatππ
BalasHapusNice
BalasHapusilmunya sangat bermanfaat kak π
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusNice kak π
BalasHapusTrimkasih informasi nya skrg saya sudah mengetahui π
BalasHapusSangat bermanfaat untuk saya, terimakasih ilmu nya kak
BalasHapusmakasih info nya
BalasHapusKerenn
BalasHapusSangat bermanfaat kakaπππ
BalasHapusSemangat untuk meng-Apply tulisan ini suatu saat. Agar Sex Edukasi tidak lagi menjadi hal Tabu dikalangan masyarakat, dan menyelamatkan remaja dari kerusakan masa depan. Mangat Sista♥️
BalasHapus